Showing posts with label MOVIE. Show all posts
Showing posts with label MOVIE. Show all posts

March 11, 2011

LONDON BOULEVARD, FAIR GAME & DRIVE ANGRY

Sudah lewat 2 minggu tentang isu penarikan film2 asing yang masuk ke Indonesia ... tapi sampe beberapa hari yang lalu kalo kita liat ke bioskop2, masih banyak film2 asing yang diputar, malah ada bioskop yang memutar film asing semua .. weleh2 .... Aku sama temenku yang emang hobi nonton, seneng2 aja ... dan dari minggu lalu ada 3 film asing yang masih bisa dan sempat kita tonton ...

Yang pertama, LONDON BOULEVARD,
ini pilihanku .... tapi setelah selesai nonton, jujur kuakui kalo film ini biasa2 aja ... temenku gak suka, malah bolak balik komentar, "film apa sih ini, gak jelas jalan ceritanya" ...

Yang kedua, FAIR GAME, ini pilihan temenku ... dia bilang filmnya bagus ... tapi gak menurutku ...

Dan yang baru saja kita tonton, DRIVE ANGRY,ini pilihan kita berdua, filmnya tegang, seru, gak sempet ngantuk deh ...
tapi aku agak2 norak ... karena kita nontonnya yang 3D dan ini pertama kalinya buat aku, jadi aku kaget2 gitu ...

February 21, 2011

THE HOLE

Aku nonton film THE HOLE ini gak sengaja. Malem2, temenku hubungi aku ngajakin nonton, karena dia tau aku sangat hobi nonton, sementara sekarang lagi beredar isu kalo film asing gak masuk ke Indonesia lagi karena dikenakan bea masuk ato apalah gitu, sementara selama ini mereka sudah dikenakan pajak yang cukup tinggi, jadi per tanggal 17 ato 18 Februari 2011 film2 asing itu akan ditarik dari peredarannya.

Kata temenku, mumpung masih ada film asing yang main di bioskop. Awalnya aku agak2 males gimana gitu, tapi aku pikir2 udah lama juga aku gak ketemu sama dia, selama ini kita komunikasi cuman lewat blackberry aja, makanya aku meng-iya-kan aja ajakan temenku itu ... meskipun hampir semua film asing yang saat ini beredar di bioskop2 itu aku sudah tonton, yang belum yah film THE HOLE ini.

Dane (Chris Massoglia) dan Lucas (Nathan Gambl) mau tak mau harus pasrah saat ibu mereka memboyong mereka untuk pindah dari New York ke sebuah kota kecil bernama Bensonville.Pindah ke tempat baru memang selalu tidak menyenangkan. Harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Harus beradaptasi dengan orang-orang baru. Semuanya terasa menjengkelkan. Padahal, kalau sedikit mau terbuka, pindah ke tempat baru bisa jadi malah mengantar ke sebuah petualangan baru, meski tak semua petualangan berakhir menyenangkan. Buat Dane, tak ada yang menarik dari kota kecil ini, selain tentu saja, Julie Campbell (Haley Bennett), cewek yang tinggal tepat di sebelah rumah baru mereka. Saat Dane, Lucas, dan Julie mencoba mencari kesenangan dengan menjelajahi rumah baru ini, mereka menemukan sebuah lubang!

Lubang yang terkunci rapat ini sepertinya sengaja disembunyikan. Kalau saja mereka tak teliti, bisa jadi lubang di dasar rumah mereka ini memang tak pernah mereka temukan. Saat dibuka, lubang ini sudah mengundang sejuta
misteri. Tak ada cara untuk mengetahui apa yang ada di dasar lubang gelap ini selain turun langsung dan sepertinya satu-satunya cara ini justru adalah cara yang paling mengerikan dari semua cara.

February 07, 2011

THE .......

Pas aku lagi bengong2 sambil nyetir gitu ... eh dipikir2 suatu kebetulan banget yah ... di tahun 2011 ini, film yang sudah aku tonton itu ada 3 ... dan semua judulnya diawali dengan kata "THE" ... Pertama, THE TOURIST

Kedua, THE AMERICAN

dan yang Ketiga, THE MECHANIC






January 17, 2011

THE AMERICAN

THE AMERICAN, ini film pertama yang aku tonton di tahun 2011 ini ...

Aku sudah sempet liat trailernya beberapa kali, makanya penasaran banget, seperti apa sih ceritanya, dan kebetulan yang main cakep pula ... George Clooney gitu loh ... tambah tua tapi tambah cakep ... huh jadi semakin penasaran deh ...

Tapi ternyata pas aku tonton, ceritanya gak seheboh trailernya ... malah temenku bilang "alur ceritanya lambat" ... aku jawab dalam hati "gakpapa kali', nontonin Geroge Clooney-nya aja" ...

Udah gitu sensornya gak tau gimana ... sempet keliatan beberapa kali bagian dada si artis ceweknya meskipun dari samping ... hhmm tetep aja keliatan ...

Terus, George Clooney kan jadi brand ambassador sebuah merk jam tangan terkenal tuh ... jadi sempet beberapa kali disorot jam tangannya ... Bagus sih jamnya ... Ya iyalah secara mahal gitu loh, masa' iya gak bagus ... Apa sponsor kali' yah????

Intinya, menurutku, film George Clooney kali' ini kurang greget ... tapi kalo mau tau ringkasannya, coba klik ini aja http://areamagz.com/area_recommends/read/movie/2011/01/06/the-american

November 29, 2010

UNSTOPPABLE

Awalnya film ini gak begitu menegangkan ... padahal beberapa kali aku nonton extranya, seru bener ... makanya aku tertarik untuk nonton ... Bolak balik aku ngomel, "kok cuman ngomong2 doank sih filmnya?" ... Kata temenku, "belum kali', tunggu aja" (dalam hatiku, yah iyalah mau gak mau harus nunggu, secara udah di dalem bisokop gitu loohhh) ... eh ternyata apa yang dia bilang, bener, pas di-tengah2nya, mulai deh tuh seru ... aku sampe geregetan ... kayak lagunya Sherina aja ... hehehe ...

Berikut ini adalah sinopsisnya yang aku dapet dari http://bicarafilm.com/baca/2010/11/27/unstoppable-2010.html, kalo mau tau detailnya, klik di link itu aja ...

Pennsylvania, berawal dari kelalaian seorang petugas mengakibatkan sebuah kereta api tanpa masinis bermuatan cairan kimia berbahaya melaju kencang tanpa bisa dikendalikan. Kepanikan pun dengan cepat melanda, Connie Hooper (Rosario Dawson), kepala pengawas lalu lintas kereta api berusaha menugaskan anak buahnya untuk menghentikan kereta api yang jika sampai tergelincir akan berakibat bencana dahyat bagi penduduk kota disekitarnya.

Sementara itu ditempat lain, Frank Barnes (Denzel Washington), veteran ahli lokotmotif dan Will Colson (Chris Pine), seorang masisnis muda masih belum menyadari bahwa sebuah kereta bekecepatan tinggi sedang menuju kearahnya, dan tampaknya hanya mereka berdua saja harapan terakhir untuk dapat menghentikan kereta api 'hantu'
ini.

November 16, 2010

SKYLINE

Tadinya kita gak mau nonton film SKYLINE ini ... Males banget. Aku gak ngerti ceritanya tentang apa, dia juga sih ... Tapi berhubung film yang tadinya kita mau tonton jamnya gak sesuai sama kebutuhan kita, makanya kita memutuskan untuk nonton film ini aja.

A: Film tentang apa sih ini?
D: Gak tau
A: Kok kamu milih ini kalo gak tau?
D: Kata kamu, terserah aku.

Ou ou ... okey deh ... Sekarang giliran kamu yang milih film, karena kemarin2nya sudah aku.

Beneran aja, pas selesai nonton, kita berdua bingung, habis ending-nya agak ngebingungin sih ...

Dibawah ini ada sinopsis dari film SKYLINE yang aku ambil dari http://www.kapanlagi.com/

Los Angeles memang kota yang tak pernah tidur. Bahkan sampai larut malam pun kehidupan di kota ini masih tetap berdenyut. Tapi malam itu memang tak sama dengan malam-malam yang lain. Malam itu bakal terjadi sesuatu yang mengerikan. Tak ada yang mengira kalau sesuatu yang awalnya begitu indah itu bakal jadi sesuatu yang mematikan.

Malam itu tiba-tiba saja langit di atas kota Los Angeles terlihat terang benderang. Terang saja cahaya ini membuat seisi kota terbangun. Pagi belum datang namun seluruh kota seolah disapu cahaya terang dari langit. Penasaran, semua penghuni kota pun mulai mencari tahu asal cahaya terang ini.

Semakin larut cahaya itu semakin terang dan para penghuni kota seolah dibuat terpesona oleh cahaya terang ini. Bagaikan laron yang terpikat terang lampu, para penghuni Los Angeles ini pun seolah dibuat terlena oleh cahaya ini. Satu yang mereka tak sadar adalah bahwa cahaya ini tak hanya terlihat indah namun juga mematikan. Perlahan namun pasti, satu per satu penghuni kota ditelan cahaya terang ini. Apakah ini awal dari musnahnya ras manusia?

Kalo mau tau komplitnya (emang nasi goreng aja yak yang komplit), klik aja http://www.kapanlagi.com/film/internasional/skyline-cahaya-terang-di-langit.html

November 08, 2010

TAKERS

Film TAKERS ini keren banget menurutku. Pertama, karena emang filmnya bagus.
Kedua, karena nontonnya di PVJ - Bandung. Jauh kan? Padahal di Jakarta juga lagi main.
Ketiga, karena ada salah satu pemainnya yang aku suka, setelah tanya temenku, baru aku tau namanya, Paul Walker.

Aku : Siapa sih yang itu?
Dia : Yang mana?
Aku : Itu tuh yang lagi ngomong
(kebetulan scene-nya emang lagi dia)
Dia : Paul Walker. Dia main di Fast & Furious juga
Aku : Ohhhhhh
(dalam hati aku kagum sama dia, hebat banget sih kamu, pengetahuan perfilm-an kamu gak perlu diragukan lagi)

Aku suka banget Paul Walker di TAKERS. Dia cool banget di film ini. Hehehehe, paling gak buat aku. Ada sih perampok yang cool kayak gitu?

“Sebuah tim perampok bank yang berpengalamanan yang beranggotakan Gordon Jennings (Idris Elba), John Rahway (Paul Walker), AJ (Hayden Christensen), dan Jake (Michael Ealy) dan Jesse Attica (Chris Brown) berhasil menyelesaikan pencurian terbaru mereka dan menjalani kehidupan yang mewah ketika merencanakan perampokan berikutnya. Ketika Ghost (Tip T.I Harris), mantan anggota tim mereka, dilepaskan dari penjara dia meyakinkan kelompok untuk menyerang sebuah mobil lapis baja yang membawa $20 juta. Sebagai “takers” mereka harus berhati-hati merencanakan strategi mereka. Seorang polisi nekat (Matt Dillon) semakin dekat untuk menangkap mereka.”

Kalo mau tau lebih detail tentang film TAKERS ini, silahkan klik http://bioskopterbaru.com/movie-search/action-movie/takers.html

Begitu perjalanan pulang, sementara temenku lagi nyetir, aku yang duduk di sampingnya, langsung googling tentang Paul Walker. Hihihi. Habis penasaran.


October 25, 2010

RED

Awalnya temenku gak begitu antusias pas aku ajak nonton RED ... Dia malah sempet tanya "Film tentang apa sih?" ... eh tapi begitu selesai nonton, dia bilang "Bagus" ... he he he ... makanya diliat dulu, baru kasih komen ... Filmnya action tapi ada undur komedinya gitu ....


Film dibuka dari dari kamar gelap Frank Mosses (Bruce Willis) yang berhias tunas pohon alpukat dalam pot. Dia menelepon Sarah (Mary-Louise Parker), mengeluh tentang tunjangan pensiunnya yang mandek. Belakangan, Frank mengaku bahwa dia sebenarnya hanya ingin ngobrol saja karena kesepian, dan tentu saja karena suka sama perempuan itu. Lalu, Frank memutuskan untuk datang kota tempat tinggal Sarah. Ceritanya, Frank ingin "kopdar".

Tapi, mendadak, pada suatu pagi, rumah Frank diberondong senjata oleh sekelompok orang berseragam. Dengan sekejap mata, Frank berhasil melumpuhkan orang-orang itu, dan dengan gontai meninggalkan rumahnya yang hancur. Pertemuan dengan Sarah pun menjadi kencan yang tak seindah bayangan. Frank tahu, tidak hanya dirinya yang sedang diincar, tapi tentu saja orang-orang yang pernah punya kontak dengannya. Dari sini petualngan dimulai.

Frank segera mencari tahu, mengapa setelah sekian tahun pensiun dirinya diburu, dan siapa mereka? Setelah tahu bahwa itu semua adalah operasi CIA, Frank pun mulai menemui rekan-rekan seangkatannya. Orang pertama yang ditemui adalah Joe Matheson (Morgan Freeman) yang kini tinggal di panti jompo. Frank kemudian juga menemui rekannya yang lain, Marvin (John Malkovich) yang agak sinting, tinggal di sebuah bunker tengah hutan. Bertiga plus Sarah, mereka menemui orang penting satu lagi, Victoria (Helen Mirren) untuk mengungkap konspirasi apa yang sedang dilakukan terhadap Frank.

October 18, 2010

EAT PRAY LOVE

Film EAT PRAY LOVE ini memang bikin orang penasaran ... terbukti pas aku nonton, deretan kursi paling depan itu penuh ... Pasti orang punya alesan masing2 pingin nonton film ini ... entah karena ceritanya, pemainnya, ato karena sebagian pengambilan gambarnya di Bali ... kalo aku sendiri sih (awalnya) penasaran karena alesan yang terakhir ... tapi pas selesai nonton film ini ... ternyata lumayan kok, ada pelajaran yang kita bisa ambil ....

Elizabeth Gilbert (Julia Roberts) atau yang akrab dipanggil Liz, merindukan kehidupan yang seimbang. Karir sebagai penulis, memiliki rumah indah serta suami yang setia dan baik hati rupanya tak membuat hidupnya terasa ‘cukup’.

Ia merindukan sesuatu, yang bisa membuatnya kembali bergairah. ‘Sesuatu’ yang ia sendiri pun tak pernah tahu.
Setelah bercerai dari suaminya, Stephen (Billy Crudup), Liz berpacaran dengan seorang aktor panggung bernama David (James Franco). Sayang, percintaannya lagi-lagi kandas di tengah jalan.

Penulis itu pun mulai merancang sebuah perjalanan panjang. Tujuan utama Liz adalah Italia. Aksen Itali yang seksi ditambah makanan yang lezat membuatnya sangat terpesona. Dalam film ‘Eat Pray Love’, Italia diartikan sebagai Makanan (Eat). Berbagai macam makanan yang digambarkan dalam film itu memang terlihat menggiurkan, mulai dari pizza hingga pasta tersaji di sudut-sudut romantis Italia.

Berikutnya adalah pemandangan kumuh di seputar India. Di tempat itu Liz ingin menemukan kekuatan doa (Pray) dari seorang Guru. Di India ia belajar dari seorang pria, Richard from Texas (Richard Jenkins) agar dapat melupakan masa lalunya.

Keindahan Pulau Dewata menjadi tujuan Liz yang terakhir. Di Bali, ia ingin bertemu lagi dengan Ketut Liyer (Hadi Subiyanto), seorang dukun Bali yang sudah tua dan ompong. Sebelumnya, Ketut Liyer pernah meramal tentang kehidupannya.

Di Indonesia pula, ia jatuh cinta pada duda Brazil bernama Felipe (Javier Bardem). Indonesia diartikan sebagai ‘Love’ dalam film besutan Ryan Murphy itu.

Kalo mau tau lebih detailnya, silahkan klik http://www.filmpendek.com/search/sinopsis+film+eat+pray+love.html

October 11, 2010

WALL STREET

WALL STREET, film yang kita tonton untuk melewatkan week-end kemarin ... Filmnya gak sebagus yang aku bayangin ... 2 jam jadi berasa lamaaaaa banget ... mana Michael Douglas-nya keliatan tua banget (emang udah tua sih ...)

Sinopsis:Tanpa terasa, 14 tahun sudah lewat dan tiba saatnya buat Gordon Gekko (Michael Douglas) untuk kembali menghirup udara segar di luar penjara. Empat tahun di dalam penjara memang telah mengambil segalanya dari Gordon. Mulai harta hingga keluarga, semuanya seolah meninggalkan Gordon. Bahkan rekan-rekan kerja Gordon dulu pun tak lagi menaruh respect pada mantan pialang saham ini.

Gordon tahu ia tak akan bisa mendapatkan segalanya seperti dulu lagi namun ada satu hal yang tak ingin ia tinggalkan. Gordon ingin memperbaiki hubungannya dengan Winnie (Carey Mulligan), putrinya. Sayangnya Winnie masih tak bisa memaafkan Gordon yang ia anggap bertanggung jawab atas kematian Rudy, saudaranya.

Di saat yang bersamaan, Jacob Moore (
Shia LaBeouf) adalah seorang pendatang baru di bursa saham dan ia bermaksud mencari tahu siapa yang berada di balik kematian gurunya yang selama ini telah membawa Jacob masuk ke Wall Street. Pertemuan Jacob dengan Gordon akhirnya berbuah sebuah kesepakatan. Gordon akan membantu Jacob mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas kematian guru Jacob sementara Jacob yang telah cukup lama menjalin hubungan asmara dengan Winnie akan membantu Gordon memperbaiki hubungannya dengan putrinya ini.

Please click http://www.kapanlagi.com/film/internasional/wall-street-money-never-sleeps-kejamnya-dunia-bisnis.html kalo mau tau lebih detialnya ...



August 30, 2010

TRADE & GROWN UPS

Dari beberapa hari sebelumnya aku sama temenku sudah merencanakan kalo kita mau nonton 2 (dua) film sekaligus untuk ngabuburit kemarin, daripada jalan2 di mall aja, yang ada malah lebih ngabisin uang karena yang pingin dibeli jadi ada2 aja.

Kali ini aku yang milih film yang mau kita tonton, dan aku pilih TRADE sama GROWN UPS ....

TRADE

Agak heran mengapa film kontroversional ‘Trade’ yang sudah dirilis di luar sejak 2007 lalu, baru di rilis saat ini. Film yang cukup menjadi sorotan terbesar kritikus dan masyarakat saat itu, memang salah satu film paling ditunggu whatzups.com. Tidak hanya membuka mata namun akan menggerakan sebagian kecil kita untuk berani bertindak stop perdagangan wanita dunia!.

Film sendiri berdasarkan artikel controversial New York Times Magazine 2004, yang ditulis oleh Peter Landesman. Yang isinya mengenai sindikat perdagangan wanita didunia yang sangat besar.

Filmya sendiri menceritakan perjalanan gadis kecil asal Mexico, Adriana (Paulina Gaitan) yang masih berusia 13 tahun dan perawan, di culik. Adriana diculik oleh mafia perdagangan wanita kelas dunia untuk dilelang di Amerika. Tidak hanya Adriana, terjadi juga pada Veronica (Alicja Bachleda). Wanita muda dari Poland yang datang mengadu nasib ke Mexico untuk bekerja di Los Angeles. Namun ternyata semua itu bohong belaka. Perusahaan yang menjanjikan pekerjaan tersebut ternyata menjebak Veronica seperti Adriana.

Kalo mau tau lebih lanjut, klik http://www.whatzups.com/?menu=57&hal=1&nxid=8282&title=Trade:-Perdagangan-Wanita-Dunia!

GROWN UPS


Grown Ups mengisahkan mengenai lima orang sahabat SMA yang kembali berkumpul lagi di kota kelahiran mereka 30 tahun setelah mereka berpisah. Reuni itu bukannya disengaja, melainkan untuk menghadiri pemakaman pelatih basket mereka semasa di SMA dulu. Mereka akhirnya memutuskan untuk menghabiskan beberapa waktu bersama, merayakan Hari Kemeredekaan di kota kelahiran mereka, sambil bersenang-senang sambil mengenang masa kejayaan tim basket mereka dahulu.Nama-nama sahabat Sandler, seperti Kevin James, Chris Rock, David Spade dan tak lupa Rob Scheinder, siap untuk menemani Sandler berakting di film ini. Seperti biasa, Sandler juga rajin menghiasi filmnya dengan wajah-wajah manis para aktris pendukung. Kali ini Salma Hayek, Maria Bello dan Maya Rudolph akan menemani para barisan cast utama.

Kata temenku, begitu kita sudah selesai nonton ...
Dia : Bagus2 filmnya yang kita tonton hari ini
Aku : Aku yang milih kan?????
Dia : Kebetulan aja
(huh dalam hatiku "dasar laki2 gak mau ngalah, kenapa sih gak mau ngakuin kalo aku juga punya selera yang bagus untuk pemilihan film ...")

August 23, 2010

THE EXPANDABLES

Yang aku kurang bisa tahan saat puasa adalah rasa ngantuk yang luar biasa ... makanya pas week-end kemarin, sambil ngabuburit aku diajakin nonton film THE EXPANDABLES ini ... aku mau2 aja ...
Dan bener aja .. gak sempet ngantuk di dalem bioskopnya ... hehehe ...

KapanLagi.com - Pemain: Sylvester Stallone, Jason Statham, Jet Li, Dolph Lundgren, Randy Couture, Terry Crews, Eric Roberts, Steve Austin, Mickey Rourke, Bruce Willis, Arnold Schwarzenegger
Rating:
Oleh: Fatchur Rochim

Buat Barney Ross (
Sylvester Stallone), Lee Christmas (Jason Statham), Yin Yang (Jet Li), Gunnar Jensen (Dolph Lundgren), Hale Caesar (Terry Crews), dan Toll Road (Randy Couture) misi berbahaya bukanlah pekerjaan baru. Mereka adalah tim serdadu bayaran yang telah melanglang buana mengerjakan tugas yang tak mungkin dilakukan pemerintah.

Saat muncul tawaran untuk melakukan sebuah misi di Vilena, Barney, sang pemimpin, mengira bahwa ini adalah misi biasa. Misi ini sebenarnya ditawarkan pada Trench (Arnold Schwarzenegger) namun karena Trench punya agenda lain, Mr Church (
Bruce Willis) memberikan misi ini pada Barney dan timnya. Misinya sederhana, Barney dan timnya hanya harus menggulingkan kekuasaan Jenderal Garza (David Zayas), sang diktator brutal. Karena tak lagi percaya pada Gunnar, Barney terpaksa memberhentikan Gunnar.

Dalam menjalankan misi ini Barney akan dipandu oleh Sandra (Gisele Itié) yang ternyata adalah putri Jenderal Garza yang tak setuju pada tindakan ayahnya. Sayangnya misi ini jadi rumit karena Garza ternyata mendapat dukungan dari agen CIA bernama James Munroe (Eric Roberts). Saat misi jadi berantakan dan Sandra tertangkap Barney tak punya pilihan untuk lari namun di saat yang sama Barney juga merasa bersalah telah meninggalkan Sandra, terutama saat Tool (Mickey Rourke) mengungkapkan kisah pribadinya saat di Bosnia.

Tak ingin didera perasaan bersalah, Barney memutuskan kembali untuk menyelamatkan Sandra. Agaknya para anggota Barney tak mau membiarkan atasan mereka kembali sendiri dan dimulailah misi penyelamatan yang bukan hanya berbahaya namun berisiko gagal total. Apalagi ternyata ada pembelot di dalam tim Barney.

Sekelumit kisah di atas jelas sudah akrab di telinga para penggemar film laga. Kisah yang sama juga ditawarkan banyak film sebelumnya, termasuk THE LOSERS yang baru saja kita nikmati. Kalau kisah bisa disebut biasa-biasa saja, lantas apa kekuatan THE EXPENDABLES ini? Jawabnya jelas para pemainnya. Ini adalah film laga all stars! Sayangnya, hanya itu yang ditawarkan film besutan Sylvester Stallone ini.

Tanpa casting berkilau seperti ini, bisa jadi THE EXPENDABLES hanya akan berakhir seperti kebanyakan film laga yang dibuat straight ti DVD. Dengan skenario yang bisa dibilang generik, plus pembentukan karakter yang kurang dalam membuat film ini memang murni jadi suguhan buat mata.
Stallone pun seolah berusaha memberikan porsi yang sama besar untuk semua bintang walaupun Arnold Schwarzenegger dan Bruce Willis hanya kebagian peran cameo saja.

Soal akting, ini memang film Stallone tapi kalau mau jujur, sebenarnya malah Statham yang terlihat lebih bersinar diikuti oleh karakter Lundgren, Jet Li, dan Rourke. Selebihnya terasa biasa-biasa saja. Namun karena ini memang film laga, jadi sepertinya semua pertimbangan di atas bisa dikesampingkan. Selama banyak darah berceceran, bom meledak, mayat bergelimpangan, dan para jagoan yang saling hajar, penonton pasti sudah puas.(kpl/roc)

Genre : Action
Release Date : August 13, 2010
Director : Sylvester Stallone
Script : Dave Callaham, Sylvester Stallone
Producer : Avi Lerner, Kevin King Templeton, John Thompson, Robert Earl
Distributor : Lionsgate
Duration : -
Budget : US$80 million
Official Site :
www.expendablesthemovie.com
Dilihat sebanyak 4680 kali

August 06, 2010

SALT

Begitu film SALT ini main di bioskop2 ... aku langsung nonton sama temenku ... penasaran sama aksinya Angelina Jolie ...

Puas, itu ekspresiku begitu selesai nonton film ini ... bagus ... temenku juga bilang begitu ... tumben kompak kita yah .... hehehe ...

Nonton deh filmnya ... tapi sebelumnya baca ringkasan yang aku ambil dari KapanLagi.com ini ...

Di film baru SALT, Angelina Jolie memerankan agen CIA Evelyn Salt. Agen Salt yang sudah disumpah setia ini diuji kesetiaannya saat dia dituduh jadi mata-mata Rusia. Salt melarikan diri menggunakan semua kemampuan yang dipelajarinya selama bertahun-tahun. Dalam pelariannya ini dia mencoba membuktikan kalau dirinya tidak bersalah. Dalam film produksi Sony Pictures ini Jolie beradu akting dengan Liev Schreiber yang berperan sebagai Ted Winter, salah satu teman Salt di CIA.

INCEPTION

Banyak yang bilang film INCEPTION bagus, keren, dan lain2nya lagi ... penasaran donk aku sama temenku ... nah kebetulan kita lagi jalan2 ke Bandung ... mampirlah ke PVJ dan nonton disitu ...

Emang yah rambut sama hitam tapi pikiran orang beda2 ... menurut temenku yang cukup tau mengenai film2 ... dia bilang gak ngerti pas selesai nonton film itu, apalagi aku ... hehehe ...

Kalo tertarik untuk nonton film ini, coba deh baca ringkasan dibawah ini, yang aku ambil dari Resensi Film Inception Di BioskopTerbaru.Com

“Dom Cobb (Leonardo DiCaprio), seorang pencuri terampil dan terbaik, mencuri rahasia berharga dari pikiran bawah sadar yaitu mimpi. Cobb telah membuat kemampuan langkahnya untuk menjadi pencuri bergensi di dunia tetapi juga membuatnya menjadi buronan internasional dan mengorbankan semua yang ia cintai.Saat ini Cobb ditawari dibebaskan dari tuduhan kriminal panjangnya. Tugas terakhir ini akan mengembalikan kehidupan normalnya hanya jika dia bisa melakukan hal yang mustahil. Alih-alih mencuri, dalam misi yang disebut Inception ini, Cobb diminta untuk menanamkan memori baru ke dalam alam bawah sadar targetnya. Namun tidak ada perencanaan dan keahlian yang cukup dari tim Cobb lainnya untuk menghadapi musuh berbahaya ini yang tampaknya mengantisipasi setiap gerakan mereka.”




June 28, 2010

KNIGHT & DAY

Semenjak dia pindah kerja, banyak sekali perubahan yang terjadi pada hubungan kita, salah satunya yaitu hobby nonton kita, kalo sebelum dia pindah, kita bisa nonton seminggu dua kali, tapi sekarang gak lagi ...

Week-end kemarin, seperti minggu2 sebelumnya, aku jalan sama dia ... karena banyaknya tempat yang mau kita datangi, jadi kita gak memasukkan jadwal nonton ... takut gak keburu ... eh pas kita lagi jalan2 ke salah satu mal, aku liat poster film KNIGHT & DAY ini ... yang main Tom Cruise sama Cameron Diaz ... aku jadi kepingin nonton deh, dengan sedikit memaksa, akhirnya dia mau juga nemenin aku ... Terima kasih yah ....

A : Kita nonton gak?
D : Emang mau nonton apa?
A : Knight & Day
D : Bukannya kamu gak suka Tom Cruise?
A : Yah suka lah, cakep

Filmnya lumayan lama, ± 1 jam 45 menit, seru ... tapi ada gak masuk akalnya juga ... Begini ceritanya ...

Hati-hatilah kalau ingin berkencan dengan seseorang, apalagi jika orang itu tidak Anda kenal.

Tak ada yang tahu apa yang akan Anda hadapi dalam kencan buta seperti ini. June Havens (Cameron Diaz) juga tidak pernah tahu kalau kencannya kali ini membawanya ke sebuah petualangan yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya.

June yang merasa bahwa kehidupan asmaranya tak pernah berjalan lancar setuju berkencan dengan Roy Miller (Tom Cruise) yang belum pernah ia kenal sebelumnya.

June yang selama ini hidup tentram dan damai berharap bahwa kencan buta ini bisa mempertemukannya dengan sang pangeran tampan yang selalu ia impikan.

Tanpa sepengetahuan June, Roy ternyata adalah seorang agen rahasia.

Dan saat dua orang yang saling bertolak belakang ini bertemu, hasilnya benar-benar di luar dugaan.

Sebelum June menyadari apa yang terjadi, tiba-tiba saja ia sudah terlibat petualangan Roy melindungi hasil temuan seorang ilmuwan yang konon akan menjadi sumber energi alternatif yang mampu mengubah dunia.

Kalau sumber energi alternatif ini jatuh ke tangan orang yang salah maka bisa dipastikan seluruh dunia akan dibuat kacau oleh orang ini.

June 14, 2010

PRINCE OF PERSIA, SEX AND THE CITY 2, and THE KARATE KID

Karena kesibukanku yang lumayan padat 2 minggu belakangan ini ... jadi aku belum sempet posting film2 yang sudah aku tonton ... Aku sempet nonton 3 film ... PRINCE OF PERSIA & THE KARATE KID itu pilihan temenku ... sudah bisa ditebak donk, pilihanku apa ... yah pastinya sama dengan cewek2 yang lainnya, SEX AND THE CITY 2...

THE KARATE KID


Dre Parker (Jaden Smith) terpaksa pindah dari Detroit menuju China, karena sang Ibu (Taraji P. Henson) mendapat pekerjaan di negeri Tirai Bambu itu. Ayah Dre sendiri telah meninggal dunia.


Awalnya Dre sangat menikmati lingkungan barunya itu sampai akhirnya ia berkenalan dengan Mei Ying (Wenwen Han). Gadis cantik yang sedang belajar biola itu tiba-tiba saja diganggu oleh Cheng (Zhenwei Wang). Dre pun berusaha menghentikannya.

Namun justeru Dre yang kena bogem mentah dan dihajar habis-habisan oleh Cheng yang ternyata jago kung fu. Cheng mau Dre tak lagi mendekati Mei Ying.

Kejadian itu amat membekas di diri Dre. Ia pun stres karena terus menerus ketakutan akan ancaman Cheng dan kawan-kawannya. Sampai akhirnya Dre mencoba melawan. Apa daya ia kalah jumlah dan kemampuan.

Beruntung Dre ditolong Mr Han (Jackie Chan). Meski samar-samar ia bisa melihat Cheng dkk kocar-kacir dihajar Mr Han yang ternyata jago kung fu. Ayah Cheng, Master Li (Rongguang Yu) tak terima anaknya dihajar Mr Han.

Li memaksa Han bertarung. Mr Han menolak dan mebuat kesepakatan agar Cheng dkk tidak mengganggu Dre hingga tiba turnamen kung fu. Mr Han berjanji akan mengajari Dre untuk bisa melawan Cheng di turnamen kung fu.

Jalan cerita The Karate Kid (2010) ini tak berbeda jauh dengan film The Karate Kid bikinan 1984. Sama-sama tentang anak yang tertindas dan melawan musuhnya dalam turnamen beladiri.

Suasana yang dihadirkan sutradara Harald Zwart cukup segar. Bagi anak-anak jaman sekarang tak perlu khawatir tidak tahu film The Karate Kid terdahulu, karena di sini seperti diceritakan ulang, namun dengan gaya yang baru.

Pemandangan alam di China yang sangat indah dihadirkan dalam frame yang menarik membuat kita betah duduk hingga dua jam lebih. Sosok Jackie Chan yang humoris membuat kita kerap tersenyum dengan aksi kocaknya (meski ia tampil sebagai orang yang murung dan serius).

Hanya saja akting Jaden Smith di film ini masih kalah bagus ketimbang saat ia bermain bersama ayahnya di film Pursuit of Happyness. Di film itu, Jaden yang saat itu masih lebih muda usianya tampil dengan akting natural dan amat mendalami perannya.

Meski jalan ceritanya sederhana, film The Karate Kid ini mampu membuat penonton menahan napas saat terjadi adegan-adegan beladiri. Begitu juga perasaan kita dibuat geregetan melihat aksi Cheng dkk yang begitu jahat kepada Dre. Tak lupa, film ini banyak mengajarkan filosofi kehidupan, sehingga baik jika ditonton anak-anak. (Lucky O)

Judul Film: The Karate Kid
Jenis Film: Drama/action
Pemain: Jaden Smith, Jackie Chan, Taraji P. Henson, Tess Liu, Harry Van Gorkum
Sutradara: Harald Zwart
Penulis: Christopher Murphey
Produser: Jerry Weintraub, Will Smith, Jada Pinkett Smith, James Lassiter
Produksi: Columbia Pictures
Homepage:
http://www.karatekid-themovie.com/
Rating LSF: Remaja (teenage)



SEX AND THE CITY 2


FUN, fashion, and friendship, itulah tiga kata ajaib yang mengikat empat wanita modern berbeda latar belakang dan karakter dalam “Sex and The City”. Dalam sekuel kedua, persahabatan keempatnya semakin kuat dan masing-masing mengintrospeksi kehidupan cintanya.


Cerita khas tentang persahabatan, cinta, dan hubungan sosial menjadi daya tarik film “Sex and The City 2”, seperti yang juga ditampilkan di film seri pertama. Sebagai ikon film, kisah rumah tangga Carrie Bradshaw (Sarah Jessica Parker) dengan seorang ahli keuangan bernama Big (Chris Noth) kerap ditonjolkan. Tapi tidak hanya cinta, perjalanan karier dan persahabatan Carrie pun dikemas apik. Ketiga sahabat yang senantiasa menghidupkan hari-hari Carrie, adalah Samantha Jones (Kim Cattrall) yang bekerja sebagai Public Relation, Miranda Hobbes (Cynthia Nixon) seorang pengacara, dan Charlotte York (Kristin Davis) seorang kurator.

Scene-scene awal film bergenre komedi romantis ini menyoroti satu per satu kehidupan Carrie, Miranda, Charlotte, dan Samantha. Charlotte yang sedikit keletihan mengurus dua anak, Miranda yang gamang dengan pekerjaannya, Carrie yang semakin memaknai perjalanan rumah tangganya, dan Samantha yang masih asyik dengan karier dan lika-liku kehidupan seksnya. Hari demi hari berlalu, keempatnya menjalani rutinitas yang rasanya kian membosankan.

Bagai oase yang menyembuhkan dahaga, Charlotte, Carrie, dan Miranda segera mengiyakan ajakan Samantha ke Abu Dhabi. Awalnya, Samantha mendapat tawaran ke Abu Dhabi saat menghadiri premiere film mantan pacarnya yang kini telah menjadi aktor, Smith Jerrod (Jason Lewis). Di acara tersebut, Samantha bertemu sang produser yang ternyata pengusaha kaya raya asal Timur Tengah, Sheikh Khalid (Art Malik). Ia diminta Khalid untuk mempromosikan kerajaan bisnisnya di Amerika Serikat.

Tak ingin menikmati perjalanan sendirian, maka berangkatlah empat serangkai sahabat ini ke Abu Dhabi. Di hotel mewah milik Khalid, Samantha dkk mendapatkan pelayanan superpremium (suite), seperti kamar dengan interior dan fasilitas kelas atas, pelayan pribadi, hingga mobil Maybach dengan sopir pribadi untuk masing-masing.

Traveling berjarak sekira 10.000Km dari the Big Apple ini menyajikan banyak kisah menyenangkan bagi keempatnya. Seperti satu adegan saat mereka menikmati makan siang di tengah gurun pasir dengan pelayananan lux yang selalu siap sedia.

Film terasa berwarna dengan culture shock keempatnya yang selama ini dikelilingi kebiasaan dan budaya New York. Meski Miranda membekali diri cukup dengan bahasa dan tradisi komunitas Muslim Timur Tengah, toh masalah geger budaya tetap saja ditemui. Misal, saat Samantha dilaporkan sepasang suami-istri karena dianggap telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan di muka umum. Padahal, ia mengaku hanya berciuman dengan Aidan, pria seksi yang menemuinya di bar, dan tidak bercinta di pantai seperti yang dituduhkan.

Di tengah kesenangan di Abu Dhabi pula, mereka menghadapi permasalahannya masing-masing. Tapi dengan terus memegang nilai friendship, masalah dan ketakutan itu menjadi hikmah bagi langkah kehidupan yang bakal mereka tapaki berikutnya.

Charlotte tak lagi paranoid suaminya bakal selingkuh dengan baby sitter-nya, Erin, yang seksi. Selain ternyata Erin penyuka wanita, Charlotte pun makin teguh menikmati perannya sebagai ibu. Rasa letih, katanya, sebanding dengan kebahagiaan yang didapatnya dari dua bidadari kecilnya. Carrie dan suami semakin kuat ikatan cintanya di usia kedua pernikahan.

Sementara Samantha yang meski dikenal agresif, selalu mengutamakan nilai persahabatan. Ia bahkan berani menolak ajakan seorang pria seksi saat hang out bersama sahabatnya di bar. Menurutnya, pria banyak dan bukan masalah, karena kita (ia dan sahabatnya) adalah belahan jiwa. Dan Miranda, mencari tempat kerja yang mau mendengar “suara” alias ide-idenya, tanpa mempermasalahkan gender, bahwa suara itu datang dari wanita.

Sejak dibuat dalam serial, segala yang ditampilkan dalam film “Sex and The City” menjadi trendsetter wanita masa kini, termasuk fesyen. Keempat wanita representasi wanita modern ini tak henti-hentinya menyuguhkan gaun-gaun cantik karya desainer ternama.

Sutradara : Michael Patrick King
Penulis : Candace Bushnell Darren Star Michael Patrick King
Produser : Michael Patrick King Sarah Jessica Parker Darren Star John Melfi
Pemain : Sarah Jessica Parker Kristin Davis Kim Cattrall Cynthia Nixon Chris Noth(uky)


PRINCE OF PERSIA


Liputan6.com, Jakarta: Berseting di Persia, Prince of Persia mengisahkan tentang perjalanan seorang pangeran bernama Dastan. Ia harus memulihkan nama baiknya karena dituduh menjadi penyebab kematian sang raja.


Dalam perjalannya Dastan bertemu Tamina, seorang putri misterius dari Negeri Alamut yang diperankan Gemma Arterton. Bersama Tamina, pangeran yang pandai bermain pisau ini terseret sebuah petualangan baru, mencegah seorang penguasa jahat yang ingin menguasai belati keramat. Sebab, belati tersebut mampu menciptakan badai besar, yaitu The Sands of Time.

Prince or Persia diadaptasi dari game komputer dan sangat populer di kalangan gamer. Film ini juga didukung akting Sir Ben Kingsley dan Alfred Molina. Film ini akan diriilis di Indonesia pada akhir Mei.(BOG)



div>

May 25, 2010

IP MAN 2

Temenku udah ber-kali2 ngajak aku nonton film ini ... tapi aku gak mau terus ... habis aku gak nonton yang sebelumnya ... takutnya gak ngerti gitu ... sementara temenku nonton yang sebelumnya ...

Sampe pas kita mau pergi nonton ... dan gak ada pilihan film lagi ... akhirnya IP MAN 2 inilah yang jadi pilihannya ...

Ternyata filmnya lumayan bagus ... ada pembelajaran yang bisa kita dapat dari film ini ... pertama, orang tuh gak selamanya selalu jadi nomer 1 ... kedua, orang boleh beda status sosial tapi untuk harga diri semua orang itu sama ... maksudnya, orang yang ber-status sosial lebih tinggi tidak boleh meremehkan orang yang ber-status sosial lebih rendah ...

Continuing from where the first film left off, Wing Chun master Ip Man and his family move to Hong Kong in the early 1950s after their escape from the Japanese. There, he desires to open a school to propagate his art, as well as make his living, but he has difficulty attracting students due to his lack of reputation in the city. One day, a young man named Wong Leung (Huang Xiaoming) appears and promptly challenges Ip to a fight to test him, but is easily defeated in a brief bout. Leung leaves humiliated, only to return with some friends to gang up on him. Ip beats them as well. Stunned and impressed by his skills, Leung and his friends become his first students, bringing more disciples to help the school thrive. Ip later encounters his old friend Chow Ching-chuen (Simon Yam), and his son Kong-yiu while out shopping; Chow had apparently suffered a gunshot wound to the head from the Japanese. As a result, he suffered brain damage that has affected his memories, leaving the pair of them destitute. Ip is saddened by his friend's fate and offers to help Kong-yiu take care of his father, providing him with a job at a newspaper agency run by a friend.

Meanwhile, Leung is caught pasting leaflets promoting Ip's school by some
Hung Ga students. One of them challenges Leung to a fight and loses, but his friends take Leung hostage in revenge, hoping to extort money from his master. Ip receives word of the kidnapping and goes to the local wet market as appointed, but the meeting ends in a confrontation with a growing mob of Hung Ga students. Ip and Leung fight their way outside to meet Jin Shanzhao (Fan Siu-Wong) — the martial artist and former bandit in the first film — who comes to their rescue with his own gang. Renowned Hung Ga master, Hung Chun-nam (Sammo Hung), arrives to break up the fight. Ip introduces himself, and Hung informs him that to set up his own school, he must be subjected to a ceremony where he must be challenged by the city's Kung Fu masters. Ip, Leung and Jin are subsequently arrested by Fatso (Kent Cheng) for disturbing the peace, but they each manage to make bail and are released. Hung is then shown to be acting as a collector for the other masters and himself as part of a protection racket, headed by Superintendent Wallace, a corrupt officer in the Hong Kong police.

Ip attends the ceremony and defeats his first challengers, and then strikes a
draw with the last challenger, Hung. Ip is allowed to keep running his school on the condition that he pay the monthly protection fees, but he declines. Hung thus has his students loiter in front of the Wing Chun school and harass anyone interested, causing a street brawl between them and Ip's disciples. Ip is thus forced to close up and move the school nearer to home. He soon confronts Hung for his bullying and their respective views on integrity, then nearly engage in another brawl before being interrupted by Hung's family. Ip respectfully leaves, and the next day, Hung invites him to a British boxing match he had helped to set up.

The boxing competition begins with the various martial art schools demonstrating their skills. However, the event's star boxer, Taylor "The Twister" Milos (
Darren Shahlavi), looks down on the display and openly insults and attacks the students, causing chaos as the masters try to restore order. Hung accepts Twister's challenge to a fight so that he can defend his culture's honour. While Hung's skills are evident and possibly superior to The Twister's, he soon begins to weaken from asthma, causing him to sustain severe injuries. Although Ip tries to persuade Hung to stop the fight, the latter states it is essential to defend the honor of Chinese culture, referring to The Twister's earlier disrespect and insults. The Twister takes advantage of Hung's weakened state and brutally kills him. News of Hung's murder rapidly spreads throughout the enraged Chinese populace, and Wallace acts quickly to suppress further spread of the news, arresting the editor of the local newspaper, Leung Kan, and attempting to break his hands with a baton to warn him against further publication. The scandal resulting from the fight also prompts British authorities to hold a press conference. Hung's death was ruled an accident, and it is announced that another match will be held in which Twister will accept any challenge from the Chinese out of goodwill. Twister takes the opportunity to mock Chinese traditions and declares his belief that the Chinese are too weak to defeat or even challenge him. Ip arrives and accepts the challenge.

Wing-sing goes into
labor while Ip trains for the fight. Shortly after, Ip begins his fight with Twister. Initially, Ip has trouble effectively injuring Twister and takes several heavy blows. Finding his rhythm, he is able to briefly incapacitate Twister. Angry, Twister ambushes Ip with a heavy blow to the face after the bell announcing the end of a round is rung. To add insult to injury, the judging panel, heavily dominated by Western judges, rules to ban kicks, limiting Ip's fighting style. Without time to adjust, Ip takes several more hard blows and is knocked down again. Encouraged by Hung's words and courage in his dying moments, Ip gets up again, and in a flurry of his own blows (mixed in with several of Hung's techniques), he knocks out his opponent but shows mercy and restraint (contrary to Twister's earlier actions in killing Hung). As the Chinese audience cheers, Wallace is arrested by his superiors for his corrupt behavior, thanks to information provided by Fatso. Ip then gives a speech to the audience, stating that the fight was not to prove one fighting style's superiority over another, and that despite the differences in social classes, there should be no differences in an individual's integrity, wishing for everyone to respect one another. Ip goes home and reunites with his family, with Wing-sing having successfully given birth to their second child. A final scene shows Kong-yiu introducing a young boy to Ip, who wishes to study Wing Chun: Bruce Lee. Ip smiles and tells the boy to come back when he is older.

May 19, 2010

ROBIN HOOD

Deretan film yang aku tonton nambah satu lagi ... ROBIN HOOD ...
Awal2nya aku gak begitu ngerti ... tapi pas bagian akhir2 gitu ada perang2nya ... jadi gak ngantuk lagi karena seru ...

It is late 12th century England and Robin Longstride (Russell Crowe) is a common archer in the Third Crusade. Following the death of Richard the Lionheart in battle, Robin and three other common soldiers- Alan A'Dale, Will Scarlett, and Little John- attempt to return to their homeland, having spent ten years fighting abroad. Along the way they come across an ambush of the King's guard by Sir Godfrey (Mark Strong), an English Knight with French lineage and allegiance. The King of France had ordered Sir Godfrey to assassinate Richard. Having discovered the King is already slain Sir Godfrey is chased off by the arrival of Robin and his companions. Aiming to return to England safely and richer in pocket than they left it, Robin and his men steal the armour of the slain Knights and head for the English ships on the coast under the guise of noblemen. Before leaving the scene of slaughter Robin promises a dying Knight, Sir Robert Loxley, to return a sword to the man's father in Nottingham.

Upon arrival in England, Robin (who has assumed the identity of Loxley) is chosen to inform the Royal family of the King's death and witnesses the crowning of
King John (Oscar Isaac), who is the younger brother of the recently-deceased Richard. The arrogant King John shows no remorse to his poor Kingdom and demands harsh taxes to be collected, sending Sir Godfrey off to the North with the task of raising revenue. Unbeknownst to King John, Sir Godfrey is an agent of the French King and uses this Royal Decree to stir up enough unrest to cause Civil War in England.

Robin and his companions head to Nottingham, where Loxley's father, Walter (
Max von Sydow) asks him to continue impersonating his son, in order to prevent the family lands being taken by the crown. Loxley's widow, Lady Marion (Cate Blanchett), is initially distrustful of Robin, but soon warms to him when he recovers taxed grain for the townsfolk to plant.

Meanwhile, Godfrey's actions have stirred up the northern Barons, who march to meet King John, and demand the signing of a charter of rights. Having realized Godfrey's deception, and knowing he must reunite his people in order to meet an imminent French invasion, the King agrees. A battle follows shortly where Godfrey's men are interrupted while ransacking Nottingham, and chased off by Robin and the northern Barons.

The film climaxes with an invasion on England's south coast by the French, who are met as they land by the English army. The English are victorious in the ensuing battle, during which Robin slays Godfrey with a well-placed arrow from a long distance. However, King John perceives the French surrendering to Robin, rather than to him, and John sees this as a major threat to his power. In the final scenes, King John reneges on his word to sign the
Magna Carta, and declares Robin to be an outlaw. Thus, Robin moves to Sherwood Forest with Marian and his friends to form what will become the Merry Men of Sherwood Forest and win the accolade of Robin of the Hood (Robin Hood), becoming a legendary figure in English folklore.

May 10, 2010

THE BOUNTY HUNTER

Waktu mau nonton film ini ... sempet gak enak sama temenku ... karena sebelumnya udah nonton film yang aku mau ... harusnya sekarang giliran dia yang milih film ... tapi film yang lain aku gak ada yang suka ... jadi yah nonton film THE BOUNTY HUNTER ini aja deh ...

Filmnya kocak banget .... awalnya kita agak2 ngantuk gitu ... tapi terus ketawa melulu ...

The film stars Gerard Butler as bounty hunter Milo and Jennifer Aniston as his bail-jumping reporter ex-wife Nicole. Much to his glee, Milo learns that Nicole is his next target and begins his assignment with enthusiasm. However, Nicole is determined to escape from Milo's custody once he has found her. He is determined to find and put her back into jail and take the credit – which is not as easy as it may seem. The exes continually one-up each other – until they find themselves on the run for their lives. They thought their promise to love, honor and obey was tough – staying alive is going to be a whole lot tougher. Until they fake being together to hide from the killers.